Headlines News :

Ramadhan Bulan Merajut Silaturahim

Ditulis oleh: admin ,pada hari Minggu, 11 Juni 2017 | 17.52



Wonogiri-Satu keberkahan tersendiri sampai saat ini kita semua masih diberi kesempatan untuk menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini, terlebih bagi Wawan Arifianto, ST Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri, dimana pada malam hari banyak mendapat undangan untuk mengisi kajian menjelang atau sesudah tarawih yang biasa kita kenal dengan istilah "kultum tarawih".

"Alhamdulillah malam ini kita diberi kesempatan untuk bersilaturahim, sholat tarawih dengan masyarakat Josari, Pare, Kecamatan Selogiri. dalam kesempatan kultum tadi, kami menyampaikan tentang 4 kriteria orang yg di rindukan syurga,  dan mereka adalah ; Orang yang gemar membaca Al-Quran, mampu menjaga lidah dan hati, memberi makan dan minum orang yang membutuhkan, dan berpuasa di bulan Ramadhan". Ungkap mas Wawan saat dihubungi via telepon.

"Dan biasanya shalat taraweh selesai, sebelum pulang kita diskusi sekaligus mendengarkan aspirasi dan masyarakat sekitar". Pungkas kader PKS ini.

Bersihkan Diri, Sucikan Hati, Raih Kemenangan di Bulan Suci

Ditulis oleh: admin ,pada hari Sabtu, 27 Mei 2017 | 20.57


"Bersihkan diri, sucikan hati, raih kemenangan di bulan suci". Demikian Ungkapan yang disampaikan Ketua Fraksi PKS Wonogiri Sri Hariyanto saat tim wonogiri.pks.id berkunjung ke ruang kerjanya di gedung DPRD Wonogiri Rabu (24/5), ketika ditanya makna Ramadhan 1438H kali ini.

“Ramadhan adalah momentum bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kapada sang pencipta, memperbaiki prilaku, sekaligus untuk mensucikan hati kita dari rasa dan sifat yang tidak baik serta menyadari bahwa kita masih sangat banyak khilaf dan salah dalam bermasyarakat, sehingga diharapkan kita semua mampu menjaga kondusifitas lingkungan dari perbuatan yang tidak terpuji termasuk permasalan dan  hiruk-pikuk perpolitikan akhir-akhir ini, sehingga kita mampu menciptakan suasana yang nyaman dalam menjalankan ibadah di bulan puasa ini”. Lanjut mas Hari.

Ia juga berharap kemenangan dalam mengendalikan segala hawa nafsu selama satu bulan ini, akan melahirkan kita kembali menjadi seorang muslim yang selalu berpegang teguh pada ajaran Islam. Dan selanjutnya akan berdampak dengan semakin optimalnya peran umat Islam dalam menjaga NKRI dengan tetap menjaga toleransi di tengah keberagaman yang ada saat ini. 

mas Hari : Dorog Remaja untuk Selalu Berkreasi

Ditulis oleh: admin ,pada hari Senin, 01 Mei 2017 | 09.27






Manyaran-Dalam rangka memeriahkan puncak milad ke-19 Partai Keadilan Sejahtera, DPC PKS Manyaran menggelar kegiatan jalan santai dan pentas kesenian rakyat mulai pagi hingga sore hari, Ahad (30/4). Lokasi kegiatan bertempat di kelurahan punduh sari depan rumah mas Hari panggilan akab Sri Hariyanto yang merupakan ketua DPC PKS Manyaran.

 

Dalam sambutannya mas Hari yang juga menjabar sebagai ketua Fraksi PKS DPRD kab. Wonogiri ini menyampaiakan akan selalu berkomitmen untuk terus mendorong dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang melibatkan pemuda-pemudi agar tercipta silaturahmi yg baik sesama warga Manyaran serta mendorong remaja untuk selalu berkreasi untuk kemajuan daerahnya.

 

Setelah pembagian hadiah dan dorprice kegiatan jalan santai dilanjutkan dengan pentas kesenian rakyat. Dalam pentas seni sendiri di isi berbagai macam hiburan diantaranya kesenian reog, pencak silat dan hiburan musik oleh seniman-seniman lokal dari Manyaran.

"Remaja" PKS itu Semakin Berbenah

Ditulis oleh: admin ,pada hari Senin, 24 April 2017 | 18.19




Bertempat di Gedung SKB Wonogiri, Senin (24/4) DPD PKS Wonogiri menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) dan berlangsung selama satu hari. Rakorda yang dihadiri oleh seluruh perwakilan pengurus cabang se-Kabupaten Wonogiri ini dihadiri pula dari pengurus DPW PKS Jateng yang di wakili oleh Hadi Santoso, ST. yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Yang spesial dalam Rakorda kali ini adalah kehadiran Bupati Wonogiri Joko Sutopo yang juga berkenan memberi sambutan serta membuka secara resmi kegiatan ini, mengingat pasca pilbub Wonogiri 2015 ini merupakan pertemuan formal pertama yang dilakukan antara PKS yang saat itu mengusung Drs. Hamid Noor Yasin, MM dengan Bupati Wonogiri Terpilih.

Dalam sambutannya dr. Ngadiono sebagai ketua DPD PKS menyampiakan “Dalam dunia psikologi, usia 19 merupakan awal peralihan dari fase remaja menuju fase dewasa. Dalam arti, penunaian tanggung jawab tersebut semakin dituntut lebih riil lagi daripada sebelumnya. Proses pencarian jati diri semakin menuju pencerahan.

Begitu pula dalam kacamata kinerja partai. Bagaimanapun, di Indonesia terdapat partai berusia sepuh seperti PDIP dengan 44 tahunnya. Pengalaman berpartai tentunya jauh lebih kaya karena lamanya berkecimpung di lapangan.

Namun demikian, perbedaan kondisi tersebut bukanlah alasan bagi PKS untuk tidak menghasilkan karya hebat; mengabdi kepada masyarakat. Kader perlu berada dalam channel yang sama untuk menghadirkan tekad, menjaga stamina dan semangat dalam rangka belajar cepat dan cerdas, dengan "membaca" setiap detil peristiwa yang terjadi. Buka mata buka telinga. Lalu menelaah lebih dalam dengan mengkolaborasikannya dengan berbagai disiplin ilmu yang ada”.

Selain menyampaikan apresiasi terhadap program pembangunan yang telah dilaksanakan Bupati Wonogiri, dr. Ngadiyono, juga menyampaikan beberapa permasalahan semisal  gap pelayanan pembangunan antara desa dan kota yang masih terasa timpang, sedangkan standar yang diberikan tetaplah sama.

Hal ini tentunya menimbulkan permasalahan tersendiri. Masih banyak bidang yang belum terakses dengan baik di pedesaan, seperti kesehatan dan pendidikan.  Karenanya, perlu adanya partisipasi seluruh kader PKS  kinerja untuk membantu mewujudkannya. Bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat termasuk eksekutif adalah salah satu ikhtiarnya. Terlebih, sebagian kader telah mengalami penuaan umur secara biologis. Sunnatullah, peremajaan baik generasi penggerak (kader), semangat, maupun karya. Berbenah dan berkhidmat, untuk Sesarengan berkhidmad untuk rakyat Wonogiri, Pungkas dokter asal Giriwoyo ini disambut tepuktangan dari seluruh peserta Rakorda.
 
Senada dengan dr. Ngadiono, Bupati Wonogiri Joko Sutopo dalam sambutannya juga menyampaiakan pujian dan apresiasi kepada PKS yang dengan usia politik masih muda, tetapi mampu menyampaikan pendidikan politik secara elegan kepada masyarakat, bahwa kontestasi dan rifalitas ada waktunya dan ketika waktunya sudah usai maka saatnya untuk bersama – sama membangun dan memajukan Wonogiri. Bupati Wonogiri juga berpesan dan mengajak kepada seluruh elemen termasuk PKS bahwa pembangunan di Wonogiri harus dilakukan dan disukseskan oleh seluruh eleman yang ada bergerak secara bersama-sama.
Usai memberikan sambutan Rakorda dibuka secara resmi dengan pemukulan gong oleh Bupati Wonogiri.

 (NAP)

PKS Wonogiri Siap Gelar Rakorda

Ditulis oleh: admin ,pada hari Minggu, 23 April 2017 | 17.21




Wonogiri-Sampai sore ini, Ahad (23/4) panitia Rakorda PKS masih sibuk menata ruang dan gedung SKB yang rencananya esok pagi, senin (24/4) akan digunakan untuk menggelar Rapat Koordinasi Daerah DPD PKS Wonogiri. Selain kader dan Pengurus ditingkat DPC Rakorda kali ini juga akan dihadiri Bupati Wonogiri Joko Sutopo yang sudah mengkonfirmasi kehadirannya melalui ketua panitia Wawan Arifianto, ST.

Direncanakan rakorda akan dihadiri dan dibuka oleh ketua DPW PKS Jateng KH. Kamal Fauzi. Yang unik dalam rakorda kali ini akan ada penandatanganan fakta integritas sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan dan mensuskseskan program-program yang telah disusun. Pesertanya sendiri  adalah Pengurus harian dan Ketua-ketua  bidang DPD, Ketua Dapil, utusan DPC ( ketua , sekretaris dan bidang perempuan). Lanjut Wawan yang juga anggota DPRD Kabupaten Wonogiri.

 
Aneka Bazar, pentas teater dan Nasyid  juga akan memeriahkan pergelaran rakorda yang berlangsung selama sehari tersebut. Selain itu panitia juga menyediakan arena Foto bersama bagi para peserta juga tempat bermain anak bagi orang tua yang membawa buah hatinya.

Basriyono : Sektor Industri Belum Optimal Menyerap Tenaga Kerja

Ditulis oleh: admin ,pada hari Kamis, 23 Maret 2017 | 17.08


Basriyono (tengah) menerima panduan ketenagakerjaan dari Sekretaris Dirjen Binalattas Kementerian Tenaga Kerja RI
Wonogiri- Meskipun di Wonogiri saat ini telah berdiri beberapa pabrik, nyatanya belum efektif menyerap pengangguran baik pengangguran terbuka maupun setengah pengangguran. data akhir tahun 2016 angka usia produktif kab Wonogiri berkisar 743.279 dengan angkatan kerja 529.512, pengangguran terbuka masih diangka 15.641 dan setengah pengangguran sebesar 38.665 orang. seharusnya permasalahan ini sudah bisa teratasi mengingat pabrik pabrik yang ada saat ini memiliki kemampuan menyerap tenaga kerja sampai 30.000, kenyataannya pabrik-pabrik tersebut baru menampung 5.000 tenaga kerja. Demikian diungkap Basriyono, S. Pd, yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Wonogiri di ruang kerjanya.

Anggota Legislatif dari PKS ini kembali menambahkan “Setelah kami berkoordinasi dengan pihak terkait yaitu Dinas Tenaga Kerja  mereka menyampaikan bahwa Balai Latihan Kerja (BLK),  yang menjadi salah satu institusi penyedia layanan latihan dan diklat tenaga terampil yang  berada di bawah koordinasi Dinas Tenaga Kerja belum maksimal memenuhi harapan. Ada beberapa kendala yang mereka hadapi diantaranya keterbatasan instruktur, biaya operasional kegiatan dan tidak adanya pendampingan pemenuhan peralatan pasca pelatihan”.


“Berangkat dari permasalah itu pimpinan DPRD Wonogiri awal pekan kemari melakukan konsultasi ke Dirjen Binalattas Kemenaker Jakarta diterima oleh sekretaris Dirjen Binalattas. Salah satu tujuannya untuk mengetahui sejauh mana progres pemerintahan dalam peningkatan kualitas tenaga kerja. Dalam forum itu kami memaparkan kondisi ketenagakerjaan di Wonogiri.
 
Dari konsultasi tersebut sekretaris Dirjen Binalattas  menyampaikan roadmap baru yang akan  menjembatani persoalan tersebut. diantaranya : 

1. Membuka kran magang tenaga kerja ke Jepang dan negara maju lainnya.
2. Up date dan up grading instruktur BLK di masing masing daerah.
3. Mendesak kementerian lain yang bersinggungan dengan tenaga kerja(Kemdes, UMKM dll) untuk bisa memberi solusi atas berlakunya UU 23 Tahun 2014 dimana hibah dan bansos belum efektif peruntukannya”, Jelas Basriyono.

Sering dibaca

Info Baru

Info Baru

Taujih Rabbani


Buku Tamu

FB Like

 
Support : Creating Website | FB
Copyright © 2011. PKS WONOGIRI - All Rights Reserved
Template Created by maskolis Published by Mas Template
Re Design by bismillahcom